Share

TORISHIMA Perkuat Energi Panas Bumi Indonesia dengan Solusi Pompa dan Turbin Andal di IIGCE 2025

Last updated: 25 Feb 2026
30 Views
KOMPASINDO,CO.ID, JAKARTA, 17 September 2025 – Indonesia International Geothermal Convention & Exhibition (IIGCE) ke-11 tahun 2025, ajang panas bumi terbesar di dunia, resmi digelar pada 17–19 September 2025 di Jakarta International Convention Center (JICC). Diselenggarakan oleh Asosiasi Panas Bumi Indonesia (INAGA) dan beriringan dengan Pertemuan Ilmiah Tahunan INAGA ke-25, perhelatan ini mengangkat tema “Mendorong Kolaborasi untuk Ekonomi Hijau di Indonesia: Peran Energi Panas Bumi dalam Pertumbuhan Berkelanjutan.”

IIGCE 2025 menghadirkan pemimpin global, pembuat kebijakan, pakar industri, dan inovator yang bersama-sama membahas masa depan energi panas bumi. Dengan potensi geothermal terbesar kedua di dunia, Indonesia menjadi pusat perhatian internasional. Salah satu perusahaan yang konsisten mendukung sektor ini adalah PT Torishima Guna Engineering melalui brand TORISHIMA.

R Setia Nugraha, Deputi Director PT Torishima Guna Engineering, menegaskan bahwa kehadiran TORISHIMA di IIGCE bukan sekadar pameran, melainkan bagian dari misi jangka panjang mendukung transisi energi nasional. “Kami mengikuti IIGCE selalu melihat pertumbuhan serta antusiasme baru dalam industri panas bumi. Ajang ini bukan hanya untuk memamerkan produk, tetapi forum yang mempertemukan teknologi dengan visi pembangunan berkelanjutan,” ujarnya.

Pompa-pompa TORISHIMA telah menjadi bagian penting dalam berbagai proyek geothermal nasional. “Pompa industri kami digunakan untuk memastikan sistem bekerja stabil, efisien, dan aman. Inilah alasan kami terus memperkenalkan inovasi terbaru di IIGCE 2025, agar solusi kami selalu relevan dengan kebutuhan proyek-proyek panas bumi modern,” tambahnya.

Ia menekankan bahwa tahun 2025 menjadi momentum penting karena bertambahnya Wilayah Kerja Panas Bumi (WKP) baru di Indonesia. “Ini peluang besar bagi semua pihak di sektor panas bumi, termasuk kami sebagai penyedia solusi pompa dan pemeliharaan turbin. Permintaan akan pompa yang andal pasti meningkat seiring berkembangnya proyek-proyek baru,” jelasnya.

 
Baca Juga:  Masjid dan Kemanusiaan yang Hilang: Tragedi yang Mengguncang Nurani Bangsa
R Setia Nugraha menambahkan bahwa pemanfaatan panas bumi bukan hanya soal energi, tetapi juga bagian dari visi nasional menuju green energy. “Indonesia memiliki potensi panas bumi yang sangat besar. Dengan teknologi tepat, kita bisa menghasilkan listrik ramah lingkungan dan berkelanjutan, mengurangi polusi, menekan ketergantungan pada energi fosil, serta mendukung target energi hijau nasional,” ujarnya.

Selain fokus pada teknologi, ia menekankan pentingnya membangun hubungan jangka panjang dengan pelanggan dan mitra bisnis. “Pameran seperti IIGCE bukan sekadar transaksi jangka pendek, tetapi membangun kepercayaan dan kolaborasi berkelanjutan. Kami dikenal di banyak proyek geothermal, bahkan secara global. Namun yang paling penting adalah tetap dekat dengan mitra di Indonesia, karena inilah rumah bagi potensi geothermal terbesar,” katanya.

Sejak bergabung dalam industri ini pada 2008, TORISHIMA terus memperluas portofolio produk dan berkomitmen menghadirkan teknologi sesuai kebutuhan zaman. R Setia Nugraha percaya keberhasilan perusahaan terletak pada kemampuan memahami kebutuhan pelanggan sekaligus membaca arah kebijakan energi nasional. “Kami ingin memastikan setiap solusi pompa dan turbin yang kami hadirkan menjadi bagian dari perjalanan Indonesia menuju masa depan energi bersih,” tutupnya.

Kehadiran TORISHIMA di IIGCE 2025 menegaskan langkah nyata perusahaan dalam membangun masa depan energi hijau. Dengan pengalaman panjang, teknologi teruji, dan komitmen kuat manajemen, TORISHIMA optimistis terus menjadi mitra strategis dalam mendukung transisi energi berkelanjutan di Indonesia.

Related Content
Torishima Ingin Pastikan PLTP Berjalan Andal dan Produktif
Jangan tanya soal potensi geothermal di Indonesia. Karena sudah pasti besar dan potensial. Pasalnya Indonesia termasuk negara yang berada di lokasi Cincin Api Pasifik. Di Asia Timur dan Asia Tenggara ada Indonesia, Jepang, Filipina, Taiwan, dan Papua Nugini. Sementara, di wilayah Oseania; Selandia Baru dan Vanuatu masuk dalam lokasi Cincin Api Pasifik.
5 Jan 2026
icon-whatsapp
PT Torishima Services Indonesia
Typically replies in a few hours
Hello! I’m here to help you solve any tech issues. What’s troubling you today?
Start Chat
Website ini menggunakan kukis untuk pengalaman terbaik Anda, informasi lebih lanjut silakan kunjungi Privacy Policy and Cookies Policy